WARTA & ARTIKEL DAKWAH

Kumpulan Tulisan, Berita Kegiatan & Catatan Ilmu

Menghimpun risalah hikmah, pengumuman jadwal istighosah, dan dokumentasi khidmah majlis Al-Ashkhabiyyah.

08 Sep 2025 • Admin

Doa ketika gerhana bulan 8 september 2025

LINDUNGI KAMI SEMUA KELUARGA BESAR JAMAAH JAM’IYYAH AL ASHKABIYYAH YA ALLOH YA ROHMAN….. Allâhumma innî a’ûdzu bika minal hadmi, wa a’ûdzu bika minat taraddî, wa a’ûdzu bika minal gharqi wal ḫarîqi, wa a’ûdzu bika an yatakhabbathanîsy syaithânu ‘indal mauti, wa a’ûdzu bika an amûta fî sabîlika mudbiran, wa a’ûdzu bika an amûta ladîghan. Artinya:“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari tertimpa reruntuhan. Aku berlindung kepada-Mu dari jatuh dari tempat yang tinggi. Aku berlindung kepada-Mu dari tenggelam dan kebakaran. Aku berlindung kepada-Mu dari bujuk rayu setan ketika (menjelang) kematian. Aku berlindung kepada-Mu dari mati di jalan-Mu dalam keadaan melarikan diri. Dan aku berlindung kepada-Mu dari mati karena sengatan binatang”.  Innâ lillâhi wa innâ ilayhi râji’un. Allâhumma ajirnî fî mushîbatî wa akhlif lî khairan minhâ. Artinya:“Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya”. 

08 Sep 2025 • Admin

Gerhana bulan sebagai pengingat

Malam ini, mari kita sejenak merenung dan menyadari kebesaran Allah SWT. Fenomena alam yang luar biasa sering menjadi tanda bagi kita untuk kembali mengingat Sang Pencipta. Salah satunya adalah gerhana bulan total yang akan terjadi malam ini, sebuah peristiwa langit yang tak hanya memukau, tetapi juga sarat hikmah. Tulisan Guruku MALAM INI ALLOH akan memamerkan keagungan NYA. Dengan dimatikannya BULAN kemudian di hidupkannya lagi atau dengan istilah “GERHANA BULAN TOTAL” Gerhana akan dimulai 23.26 WIB Gelap total 00.30 WIB Puncak gerhana 01.11 WIB Selesai gerhana 02.56 WIB Gak percoyo ngko delok dewe yo…. Gerhana bulan juga bisa menjadi pelajaran untuk membedakan antara apa yang terlihat (zahir) dan hakikatnya, mengajarkan bahwa yang ada belum tentu terlihat, dan yang terlihat belum tentu ada. Pebanyaklah membaca istighfar, tasbih, takbir dan dzikir lainya malam ini terutama pas gerhana Penutup Mari manfaatkan momen langka ini untuk meningkatkan ketakwaan, memperbanyak dzikir, dan menenangkan hati. Semoga setiap gerhana yang kita saksikan menjadi pengingat akan kebesaran Allah dan rahmat-Nya yang tak terbatas.

08 Sep 2025 • Admin

Penting untuk Disampaikan: Panduan Ziarah agar Tidak Terjebak Kesyirikan

(Catatan Haul Mbah Ahmad) INI PENTING SAYA SAMPAIKAN…….. Kami himbau dan mengajak dengan sangat semuanya bisa hadir nanti malam Haul Mbah Ahmad dengan ziaroh di pesareanya,Tahlil akan dimulai jam 21.00 WIB. Baca dibawah ini sampai selesai untuk dijadikan panduan dalam berziarah ke makam orrang2 sholeh manapun, agar tidak terjebak dalam kesyirikan……( jangan dikomentari dulu sebelum selsai saya menulis) “Jika ada seseorang yang meninggal dunia dan dia termasuk ke dalam golongan jiwa yang suci sebelum meninggalkan tubuhnya (mati), maka ia akan tetap tinggal selamanya di alam ruh dalam keadaan penuh kebahagiaan bersama dengan akal-akal dan jiwa-jiwa [fusion_builder_container hundred_percent=”yes” overflow=”visible”][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”][yang tenang] dan dapat memberikan pengaruh [terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi] di dunia seperti halnya pengaruh yang dipancarkan oleh akal-akal langit. ( IBNU SINA ) Jadi tujuan dari doa dan ziarah (menziarahi kubur orang suci) ialah agar orang-orang yang berziarah tersebut berinteraksi dengan orang suci yang diziarahi untuk mendapat kekuatan yang mendatangkan kebaikan atau menolak kemudaratan (BAHASANE WONG DEMPOK: ngalap berkah/gandolan)…dan tentunya, jiwa-jiwa (orang yang soleh) yang diziarahi tersebut, karena berkedudukan sama dengan akal-akal langit dan karena tinggal berdekatan dengan mereka, dapat  memberikan pengaruh secara sempurna (terhadap peristiwa di dunia) tergantung kepada berbagai kondisi dan situasi.” Jika kita kaitkan dengan pandangan bahwa orang suci yang telah mati tinggal di dekat bintang-bintang imaginasi, maka akan dapat dipastikan bahwa mereka, kata Ibnu Sina, juga memiliki kekuatan untuk menalar, berfikir, bertindak atau bahkan memengaruhi kehidupan di bumi. Dan jika kita kaitkan lagi dengan orang-orang yang menziarahi wali-wali suci, bisa dipastikan, masih menurut Ibnu Sina, bahwa orang tersebut akan mendapat keberkahan yang nyata berdasarkan kepada kekuatan yang dipancarkan oleh orang yang suci tersebut. Singkatnya, Ibnu Sina percaya bahwa menziarahi orang-orang suci yang sudah meninggal itu dapat mendatangkan kebaikan dan keberkahan. Selain itu, mereka juga dapat berkomunikasi dengan baik dengan orang-orang yang masih hidup dengan catatan masing-masing memiliki hati yang bersih. Jika pandangan ini dapat diterima, maka cerita tentang bagaimana Ibnu Taymiyyah, sosok ulama yang diklaim sebagai leluhurnya gerakan Wahabi , menyelesaikan persoalan-persoalan waris dari alam kubur atau cerita mengenai bagaimana Gus Dur berbicara dengan Mbah Mutamakkin dan para wali lainnya dari alam kuburnya bisa juga diterima jika dibaca dari perspektif sinawiyan ini. Ada banyak cerita, misalnya, tentang seseorang yang ingin terpilih sebagai DPR, atau ingin menjadi kaya raya, atau ingin terlepas dari hutang, dan ternyata solusinya ialah ziarah ke makam wali dan itu berhasil. Di sini bukan soal meminta pertolongan ke wali, tapi si peziarah dalam perspektif Ibnu Sina, sedang menyerap energi positif (bahasane awak dewe: ngalap berkah) dari pancaran rahmat yang pernah Allah karuniakan kepada ahli kubur semasa hidupnya, untuk kemudian dapat dimanfaatkannya untuk berbagai keperluan atau maksud yang dituju. Namun persoalannya, rasionalkah pandangan demikian? Jawabnya, apapun argumennya, jika masalah ini dilihat dari sudut pandang yang logis, rasional dan positifistik, tentu tidak akan dapat diterima . Peristiwa seperti ini hanya bisa dipahami lewat jiwa , bukan rasio. Sebab, kemampuan rasio hanya mampu memahami yang tercerap secara inderawi sedangkan kemampuan jiwa dapat memahami realitas yang tak terindera, tentu jika dilatih dengan baik melalui zikir dan ritual-ritual tertentu. Dan menariknya, filosof sekaliber Ibnu Sina, yang sangat terkenal dalam jagad raya pemikiran filsafat Islam dan pengaruh pemikirannya yang besar terhadap para pemikir setelahnya, mengakui kemungkinan orang mati masih bisa berinteraksi dengan orang hidup semoga bisa menambah wawasan keilmuan dan menambah keyaqinan yang benar sesuai syariat dalam berziaroh serta semoga bermanfaat. [/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

08 Sep 2025 • Admin

Kehadiran Waliyullah ditengah acara HAUL

PESENE MBAHE…… “Ketika diadakan acara haul seorang Waliyullah, kita hadir di acara itu terserah duduk di mana, yang jelas hadir—mau ikut membantu acara haul ataupun yang duduk mendengarkan. Maka ketika pulang dari acara haul itu, dosa-dosa kita diampuni dan mendapatkan berkat dari yang dihauli.” Di akhirat nanti, kita juga akan mendapatkan wilayah dari wali yang dihauli, bahwa orang tersebut pernah hadir di acara haulnya. Yang jelas, menghadiri acara haulnya Waliyullah itu sangat besar fadilatnya. Dosa-dosa diampuni dan di acara haul Waliyullah itu terdapat banyak berkah. Pesan Penting Saat Menghadiri Haul Apabila kita menghadiri acara haul, JANGAN LUPA membawa sepotong kain putih. PUTIH YANG KEMARIN DIBAWA DI MUSHOLLA SIROJUL UMMAT dibawa lagi nanti MALAM RABU, selanjutnya disimpan di dalam rumah. Maka rumah tersebut INSYA ALLOH akan mendapatkan berkah. Apabila kita meninggal, kita berwasiat kepada keluarga agar sepotong kain yang dibawa saat acara haul tersebut dimasukkan ke dalam kain kafan. Berkat sepotong kain yang dibawa saat acara haul, mudah-mudahan kita mendapatkan syafa’at dari wali yang dihauli itu. Tabarruk Nasi Haul Kemudian jangan lupa, NASI YANG DIMAKAN SELESAI ACARA HAUL: Sebagian dimakan Sebagian dijemur sampai menjadi kering (karak) Apabila kita mau memasak nasi di rumah, campurkan nasi kering yang dibagikan di acara haul itu, sekalipun cuma sebiji nasi kering, karena di situ mengandung berkat sebagai tabarruk kepada Waliyullah yang dihauli tersebut. Pesan guruku KH. Masda Andi 📅 8 September 2025

02 Sep 2025 • Admin

Tawasul sebab turunnya rohmad 2 september 2025

Assalamu’alaikum, hari ini aku ingin menulis sedikit renungan dari perkataan guruku yang selalu melekat di hati. Guruku pernah menulis pada tanggal 2 September 2025: “Inda dzikri sholihina tanzilu rohmatu, fa kayfa bi dzikri ashlakhi sholikhina wa huwa an Nabiyyu Shollallohu ’Alaihi Wassalama.” Intinya, setiap kali kita menyebut orang-orang sholeh, rahmat turun. Dan jika kita menyebut Nabi Agung kita, Sayyidina Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wassallam, betapa lebih besar lagi rahmat yang tercurah. Aku ingin menuliskan ini di sini agar lebih mudah direnungkan dan dirasakan. Isi Jika orang-orang sholeh disebut—seperti saat tawasul atau membaca Al-Fatihah—maka turunlah rahmat. Apalagi jika menyebut nama Nabi Agung kita Sayyidina Muhammad Shollallohu ’Alaihi Wassallam. Maka majlis yang banyak menyebut nama orang sholeh, apalagi dibacakan kitab-kitabnya, pasti majlis itu penuh rahmat. Sing percoyo yo, Alhamdulillah. Sing gak percoyo yo, gak dosa, tur gak oleh opo-opo 🤭🙏 Semoga bermanfaat dan segera merasakan manfaatnya. Versi Penutup Membaca dan menuliskan kembali kata-kata guruku membuat hati ini terasa hangat dan tenteram. Sederhana, tapi begitu kuat: dzikir orang sholeh dan dzikir Nabi membawa rahmat yang nyata. Semoga aku bisa lebih sering mengamalkannya, dan semoga setiap pembaca yang kebetulan membaca tulisan ini juga merasakan kedamaian yang sama. Alhamdulillah, hari ini aku menutup catatan kecil ini dengan rasa syukur dan harapan agar rahmat selalu turun di hidup kita.

30 Aug 2025 • Admin

Mukjizat, istiqomah dan karomah 30 agustus 2025

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hari ini aku kembali membaca tulisan guruku yang ditulis pada 30 Agustus 2025. Setiap kali kubaca, selalu ada rasa takjub dan pelajaran mendalam yang bisa diambil dari kisah-kisah tentang Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi wa aalihi waasallama dan para wali Allah. Salah satu Mu’jizat Nabi yang jarang disampaikan, tertulis dalam kitab Syamailul Muhammadiyyah (Pribadi dan Budi Pekerti Agung Rosululloh Shollallohu ’Alaihi wa aalihi waasallama) karya Imam At-Tirmidzi…. Dari Abu Ubaid, ia berkata: “Suatu hari aku memasak untuk Nabi. Beliau sangat menyukai daging bagian lengan. Aku pun menghidangkan daging itu kpd Beliau. Beliau berkata ‘Berikan lagi sepotong lengan’ lalu aku menghidangkan kepada Beliau. Kemudian Beliau memint lagi. ‘Berikan lagi sepotong lengan’. Lalu, akupun bertanya, ’wahai Rosululloh, memangnya kambing mempunyai berapa lengan?…..Beliau menjawab , ‘DEMI ZAT yg JIWAKU berada di tangan NYA, ANDAI saja engkau DIAM, tentu engkau bisa memberikan kepadaku daging lengan itu terus menerus ketika aku memintanya.’” Ini kelebihan yang ALLAH berikan kepada utusan-Nya yang disebut MU’JIZAT. Adakah pelajaran yang bisa kita ambil dari kisah hadits di atas? 😇 Hal ini pernah dipraktekkan oleh Simbah Yai Adlan Aly, ketika mengulurkan berkat dari dalam kamar untuk undangan. Sampai semua undangan menerima berkat, berkat di kamar masih utuh. Inilah kelebihan yang diberikan ALLAH kepada wali-Nya yang disebut KAROMAH. Semoga kita bisa mengambil pelajaran di atas dalam kapasitas hubungan antara murid dan guru. Hari ini aku merenung kembali, bagaimana keutamaan dan karomah yang Allah berikan kepada Nabi dan wali-Nya bisa menjadi teladan bagi kita semua. Semoga Allah memudahkan kita untuk menghormati guru, meneladani akhlak Nabi, dan meraih keberkahan dari jalan para shalih. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

28 Aug 2025 • Admin

Tulisan guru tentang maulid 28 agustus 2025

Alhamdulillah, pada tanggal 28 Agustus 2025, saya ingin berbagi tulisan dari guru saya terkait adab dan hakikat menghadiri Maulid Nabi Saw. Semoga bermanfaat sebagai pengingat dan pedoman kita semua dalam memperingati kelahiran Baginda Nabi Muhammad Saw. “Allahumma ya Allah, kami niat untuk hadir Maulid NabiMu Saw., dengan niat agar mendapat ridha Allah dan Rasulullah Saw. serta syafa’at Rasulullah di dalam agama, dunia dan akhirat. Serta dengan niat agar Allah memberikan semua hajat (kebutuhan) kami, mengabulkan doa-doa kami, melapangkan kesulitan kami, memudahkan semua urusan kami dan urusan kaum muslimin di dalam hal agama, dunia dan akhirat.” Hal itu semua di atas, seyogyanya dilakukan mulai berwudhu hingga shalat sunnah Wudhu sampai shalat sunnah Hajat, dilakukan tanpa diselingi perbuatan dan pembicaraan yang tidak berarti. Serta dilakukan dengan tertib pelaksanaannya dan berkesinambungan. Jika waktu tidak memungkinkan paling tidak shalat sunnah Wudhu lebih diutamakan. Menanamkan adab batin ini sungguh sangat utama di dalam menghadiri Maulid Nabi Saw., karena Allah melihat dan menyaksikan hati para hambaNya. Momentum yang paling baik dan berkah dalam pembacaan Maulid Nabi Saw. adalah pada saat Mahallul Qiyam (saat berdiri), ketika melantunkan: “Yaa Nabi salam ‘alaika # Yaa Rasul salam ‘alaika.” Doa disela-sela membaca shalawat: “Yaa Nabi salam ‘alaika # Yaa Rasul salam ‘alaika” secara bersama-sama. Jadi di antara bait-bait tersebut seyogyanya kita berdoa. Insya Allah mustajabah. Yang tidak kalah pentingnya juga adalah menghadirkan orang-orang yang kita cintai seperti sanak keluarga, sahabat, dan kerabat yang kita kehendaki ketika itu. Hadirkan dengan perasaan kita, bahwa mereka ikut hadir (bil ghaib) dalam pelaksanaan Maulid Nabi Saw. Insya Allah rahmat, berkah, dan syafaatNya akan meliputi kepada mereka semua, yang walaupun secara lahiriah mereka tidak turut serta hadir. Itulah salah satu kebesaranNya dan kasih sayangNya kepada umat Baginda Nabi Saw., yang merupakan tetesan-tetesan air ar-Rahmah dari samudera rahmat Ilahi. Di dalam pelaksanaan pembacaan Maulid Nabi Saw., seyogyanya kita mempertautkan hati kita dengan Baginda Nabi Saw. Bagi yang pernah berziarah ke makam beliau Saw. di Madinah al-Munawwarah, mungkin bisa kembali mengingat-ingatnya, seakan-akan membaca Maulid Risalah Baginda Nabi Saw. di hadapan makam beliau yang mulia Saw. Bagi yang belum diberi rizki ziarah ke makam Nabi Saw., maka cukup membayangkan kehadiran Nabi Saw., paling tidak merasa dilihat dan didengar. Sehingga nilai-kualitas dari Maulid Nabi Saw. insya Allah dapat dirasakan kemanfaatannya, bukan hanya sekedar hadir duduk, doa, amin, makan, lalu bubar, sedangkan hati sanubari masih tetap kotor penuh karat dengan penyakit-penyakit lahiriah dan batiniah. Semoga peringatan Maulid kita semakin tahun semakin meningkat kualitasnya, dan semoga bermanfaat tulisan di atas… mhn maaf hanya sekedar saling mengingatkan 🙏🏻 Penutup versi saya: Semoga catatan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menghadiri Maulid Nabi Saw. dengan hati yang tulus, adab yang benar, dan niat yang murni. Mari kita tingkatkan kualitas ibadah Maulid setiap tahunnya, bukan sekadar formalitas, tetapi sebagai momentum mendekatkan diri kepada Allah Swt. dan Rasul-Nya.

28 Aug 2025 • Admin

Pesan Mbah Hasyim untuk Rutinan Dalilul Khoirot & Maulidur Rosul

Tanggal: 28 Agustus 2025 Sumber: Ilmu dari guru di grup jamiyah “Pesan MBAH HASYIM untuk mendatangi acara rutinan DALILUL KHOIROT sekaligus MAULIDUR ROSUL, hanya KHUSUS MALAM JUMAT KLIWON BESOK dan rutinan di Malang: Berwudlu lebih dahulu dengan sempurna sebelum berangkat (wudlu dari rumah). Dalam keadaan masih basah-basah dengan air wudlu, membaca “SHOLLALLOHU ’ALA MUHAMMAD” 33 X tanpa diselingi pembicaraan. Lalu diusapkan ke wajahnya dan membaca doa sehabis wudlu. Kemudian melakukan sholat sunnah dua rokaat dengan niat sholat sunnah wudlu. Surat rokaat pertama Al Kafirun dan rokaat kedua Al Ikhlas. Setelah salam, membaca dzikir: istighfar 21 x, subhanalloh 3x, Alhamdulillah 3x, Allohu Akbar 3x, dan sholawat Shollalloh ’ala Muhammad 3x. Lalu berdoa di bawah ini. Tidak ada kewajiban harus menjalankan 👆. Saya hanya menyampaikan pesan Mbah Hasyim ini dari kitab AN NUR AL MUBIN FI MAHABBAT SAYYID AL MURSALIN yang pernah dibaca P. Ustd Bahrul di majlis Ashkhabiyyah. Bagi yang mau silahkan, yang tidak mau juga sah-sah saja. 🙏

Menampilkan halaman 16 dari 17 (Total 152 data)