Jika di hati kita ada cinta mahabbah kepada orang sholih, maka kita termasuk golongan orang yang baik.
Dan jika kita berada di hati orang sholih, maka itu menandakan ada sirr (rahasia ilahi) yang hadir dalam diri kita.
Yang penting, semoga kita diberikan kesempatan untuk bisa dekat dengan orang-orang sholih, para Kyai, dan Habaib.
Dawuhe guruku dulu:
“Sampeyan dadi santri iku kudu duwe kepinginan di kenal Kiyai-ne (makna positif, loh). Sering ketemu, sering di kongkon. Ora mung ngaji thok… Umpomo ora ditakdir cedak dhohire, yo cedak bathine kanthi ndongakno, lah kok malah dipek…” 🫢🤣🤣 (ini temen loh).
Pesan guruku ini mengingatkan kita bahwa sebagai santri atau orang yang menuntut ilmu, kedekatan dengan para guru dan orang sholih bukan hanya soal fisik atau formalitas belajar, tapi juga soal hadirnya hati, pengaruh spiritual, dan ketulusan dalam mengikuti jejak mereka.
Pandangan pribadiku: Kedekatan dengan orang sholih mengajarkan kita bagaimana memurnikan hati dan niat, sehingga ilmu dan cinta pada kebaikan bisa benar-benar menyentuh diri kita, bukan sekadar formalitas atau rutinitas.




Tinggalkan Balasan